postingan lain

Selasa, 12 Maret 2013

macam macam kabel

ADSL 

Asymmetric Digital Subscriber Line merupakan teknologi baru yang mampu membawa lebih banyak data (kapasitas) dengan menggunakan media kabel telepon tembaga biasa / eksisting (POTS-Plain Old Telephone Service). ADSL bisa mendukung data rates dari 1.5 sampai 9 Mbps downstream dan dari 16 sampai 640 Kbps upstream. Transmisi data menggunakan teknologi ADSL dapat digunakan bersamaan untuk transmisi telepon biasa (suara).ADSL di Indonesia dipopulerkan oleh Telkom, yang mengusung nama menjadi Telkom Speedy.ADSL sendiri secara harafiah berarti Asymmetric Digital Subscriber Line, ini adalah suatu bentuk teknologi dari DSL, DSL atau Digital SUbscriber Line ini juga mempunyai banyak jenis antara lain SDSL, ada juga GHDSL, IDSL, VDSL dan HDSL. jadi tidak perlu kita terlalu bingung membedakan ADSL dan DSL, karena DSL adalah induk dari ADSL, sama seperti motor HONDA, ada Supra, Grand dan Vario, semua adalah HONDA, Honda Vario, Honda Grand, dll.

DSL

DSLsendiri secara jelas dapat diartikan sebagai satu set teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Artinya ADSL pun memanfaatkan jaringan telephone setempat (Telkom) untuk dapat digunakan sebagai gerbang menuju internet, untuk dapat menikmati teknologi ADSL kita harus mempunya perangkat ADSL, dan kita harus juga mempunyai line telephone yang kemudian akan di chek oleh petugas Speedy apakah telephone kita dapat digunakan untuk koneksi ADSL atau tidak. Karena dibeberapa tempat tidak dapat memanfaatkan teknologi ini karena alasan tertentu.
Seperti halnya DSL, ADSL pun mempunyai beberapa jenis, seperti jenis router, USB, dll, misalnya untuk memenuhi kebutuhan warnet ada ADSL yang langsung dilengkapi dengan LAN, ada juga yang hanya satu LAN, dan satu USB, hal ini disesuaikan dengan kebutuhan. Teknologi ADSL sangat bergantung kepada jarak antara Modem dengan gardu telephone, semakin jauh jaraknya maka semakin lambat akses dari ADSL, sebaliknya semakin dekat maka semakin cepat akses datanya. Untuk kecepatan download ADSL milik telkom speedy berkisar 1024 kbps dan untuk upload 128kbps, sedangkan DSL untuk download 24000kb/d dan kecepatan uploadnya bervariasi tergantung teknologi DSL nya.
Biasanya, layanan DSL adalah asimetris (ADSL), dengan sebagian besar bandwidth yang disediakan untuk menerima data, tidak mengirimnya. Layanan SDSL biasanya digunakan oleh perusahaan dengan kehadiran kebutuhan Web, VPN, extranet atau intranet. Dalam kasus ini client server mungkin diperlukan untuk meng-upload sejumlah besar data ke Internet secara teratur. ADSL akan lambat dan tidak memadai untuk tujuan ini, karena bandwidth yang tersedia untuk upload biasanya kurang dari 1 megabit per detik (mbps). Bandwidth yang SDSL bisa setinggi 7 mbps di kedua arah.

SDSL

SDSL : Symmetric Digital Subscriber Line merupakan teknologi baru yang mampu membawa lebih banyak data (kapasitas) dengan menggunakan media kabel telepon tembaga biasa / eksisting (POTS). SDSL sendiri bisa mendukung data rates sampai 3 Mbps.SDSL bekerja dengan cara mengirim pulsa digital pada frekuensi tinggi melalui kabel telepon biasa dan tidak dapat bekerja bersamaan dengan transmisi telepon biasa (suara) pada kabel yang sama.Layanan SDSL, Symmetric Digital Subscriber Line adalah layanan akses Internet kecepatan tinggi dengan pencocokan upstream dan downstream kecepatan data. Artinya, data dapat dikirim ke Internet dari mesin klien atau diterima dari Internet dengan ketersediaan bandwidth yang sama di kedua arah. Dari fitur ini kita bisa tahu bahwa layanan ini sangat baik dari segi kecepatan.
Biasanya, layanan DSL adalah asimetris (ADSL), dengan sebagian besar bandwidth yang disediakan untuk menerima data, tidak mengirimnya. Layanan SDSL biasanya digunakan oleh perusahaan dengan kehadiran kebutuhan Web, VPN, extranet atau intranet. Dalam kasus ini client server mungkin diperlukan untuk meng-upload sejumlah besar data ke Internet secara teratur. ADSL akan lambat dan tidak memadai untuk tujuan ini, karena bandwidth yang tersedia untuk upload biasanya kurang dari 1 megabit per detik (mbps). Bandwidth yang SDSL bisa setinggi 7 mbps di kedua arahSebuah penawaran penyedia layanan SDSL menawarkan nilai yang berbeda untuk berbagai harga. Semakin cepat laju data, semakin mahal harga layanannya. Biasanya, kontrak jangka panjang yang diperlukan untuk layanan SDSL terlepas dari kelas yang dipilih.
SDSL menggunakan frekuensi digital dalam perjalanan lintas telepon untuk mengirim dan menerima data. Bila menggunakan saluran telepon untuk SDSL, line telepon dan faks harus dihentikan. Oleh karena itu line khusus, atau tambahan diperlukan untuk layanan SDSL. Ini berbeda dari ADSL, yang “menyisakan ruang” untuk kedua peralatan telepon analog standar dan sinyal digital, sehingga seseorang dapat berbicara di telepon atau menggunakan mesin fax saat online.
Layanan SDSL adalah layanan “always on”, yang berarti bahwa komputer ini aktif terhubung ke Internet. Jika komputer aktif, koneksi internet akan terus aktif. SDSL memerlukan layanan modem SDSL, biasanya diberikan oleh penyedia layanan Internet. Modem SDSL kemungkinan akan membutuhkan same-vendor peralatan di LAN, DSL atau chipset.
Selain bisnis, SDSL juga dapat melayani individu yang membutuhkan kecepatan upload tinggi. Berbagi jaringan komputer misalnya, telah menjadi sangat populer, dan dengan itu kebutuhan untuk program upload dan file – file sering sangat besar. SDSL adalah pilihan yang baik untuk berbagi jaringan kelas berat, selama pengguna memiliki saluran telepon lain untuk mendedikasikan ke layanan tersebut atau memilih untuk menghentikan layanan telepon saat online.SDSL tidak tersedia di semua area dan kecepatan mungkin bervariasi tergantung pada jarak fisik Anda dari hub lokal. SDSL juga lebih mahal daripada ADSL, tapi juga mempunyai beda bagi mereka yang menuntut kebutuhan prima.

VDSL

VDSL : Very High Speed Digital Subscriber Line sebenarnya masih belum ada ratifikasi tentang standar yang digunakan. Akan tetapi teknologi ini mampu mentransmisikan data hingga 13 Mbps – 55 Mbps pada jarak pendek, antara 1000 sampai 4500 feet (300 – 1500 meter), menggunakan twisted pair copper wire. Semakin pendek (dekat) jarak, makin besar kapasitas dan data rate. VDSL dapat digunakan sebagai teknologi atau media akses last mile yang menghubungkan end users di perumahan atau perkantoran ke jaringan Fibre Optic Ring atau Optical Network Units (ONUs) sebagai jaringan backbone utama. Dengan arsitektur ini VDSL users akan mendapatkan bandwidth maksimal yang tersedia melalui kabel telepon biasa (twisted copper).
VDSL (very high bit-rate DSL) adalah sebuah teknologi xDSL yang menyediakan transmisi data sampai batas kecepatan teori 52 Mbit/s arah bawah dan 12 Mbit/s arah atas melalui sebuah kabel twisted pair tunggal.
Sekarang ini, standar VDSL menggunakan 4 band frekuensi berbeda, dua untuk arah naik (dari pelanggan ke perusahaan telkom) dan dua untuk arah bawah. Teknik modulasi standar adalah QAM atau DMT yang tidak kompatibel, tetapi memiliki performa yang serupa. Teknologi yang paling banyak digunakan adalah DMT (teknologi ini juga digunakan dalam modem kabel).
Bit rate yang tersedia berkisar dari sekitar 26 Mbit/s simetrik untuk sebuah lingkaran sekitar 1500 m, sampai ke 100 Mbit/s simetrik untuk beberapa ratus meter.
VDSL mampu mendukung aplikasi lebar band tinggi seperti HDTV. Sebuah standar VDSL yang baru telah tersedia, dinamakan VDSL2; belum ada yang diluncurkan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Designed By